Showing posts with label my mind. Show all posts
Showing posts with label my mind. Show all posts

pa.ra.no.ia

pa·ra·no·ia n Psi penyakit jiwa yg membuat penderita berpikir aneh-aneh yg bersifat khayalan, spt merasa dirinya orang besar atau terkenal; penyakit khayal;

Oke, nggak separah itu.. tapi terbukti banget kalo gw sering parno terhadap klinik gw (esp. dosen-dosennya). Hari ini gw klinik orto (buat yang nggak tau, ini klinik ngerapiin gigi alias perawatan kawat gigi). 2 minggu setelah kontrol gw bener2 nggak berani ngadep dosen pembimbing hanya karena ngerasa blom siap n blom blajar. Takut ditanya macem-macem lah, takut nggak bisa jawab, dan khayalan2 lain yang nggak beralasan.

Hari ini, mau nggak mau tentunya gw harus menghadap beliau buat konsultasi desain piranti (bahkan mw konsul design aja deg-deg-an.. plis deh!!), dan ternyata nothing happened. Ya, namanya konsultasi pastinya diskusi dikit-dikit lah. Just like another discussion. After that masih dengan deg-deg-an gw mau maju buat diskusi kontrol pasien. Lagi-lagi dengan khayalan-khayalan aneh dan siap disuruh balik buat belajar lagi dan diskusi dilain waktu. Nyatanya, alhamdulillah slesai dengan sekali diskusi. huff.

Parah deh..!! knapa ya, sering mengkhayal yang aneh-aneh? Bikin nggak PD aja. Padahal kalo persiapannya udah maksimal, knapa harus takut? ckckck.

Dapet tambahan ilmu, niy:

1. Semua benih gigi rahang atas itu letaknya di palatal

2. Yang tercantum di tabel sitepu itu = lebar gigi caninus-P2 pada satu rahang.

DO :Belajar yang banyak about anything.. Coba pahami jangan asal hapal..!!

DON'T : be pa.ra.no.ia (Plis deh..!!)

Caleg, pilih yang mana?!

Kalo kamu lagi ada di jalan raya ato tempat2 umum lain, banyak banget poster, baliho, spanduk dll yang isinya foto2 orang yang nggak dikenal. 

Pemilu sudah tinggal menghitung hari, dan para calon pemilih dihadapkan dengan banyak sekali pilihan mulai partai hingga caleg2nya. Memang ada perbedaan mengenai sistem pemilihan yang di gunakan dalam pemilu yang akan berlangsung tanggal 9 April 2009 mendatang. Caleg yang terpilih adalah caleg dengan jumlah suara terbanyak.

Ya, mungkin saya nggak tau apa2 tentang politik. Tapi saya menilai sistem yang digunakan ini justru sangat rawan. Padahal mereka2 itu yang nantinya mewakili rakyat dan menentukan masa depan dan sikap2 yang akan diambil oleh negara kita yang tercinta, Indonesia.

Lihat saja, poster2 yang dipajang sama sekali tidak memberikan informasi yang cukup berguna untuk mengenal seorang caleg yang nantinya akan dipilih. Kebanyakan hanya mencantumkan nama calon, nomor urut, partai dan foto narsis mereka. Sama sekali tidak ada informasi yang jelas mengenai siapa mereka, latar belakangnya, dll. Kita sama saja memilih kucing dalam karung. Memilih tanpa tau kapabilitas mereka. Pemilih tidak diajari untuk memilih secara cerdas.

Kalau memang keadaannya seperti itu, saya rasa akan lebih baik bila partai politik yang ada diberi kewenangan untuk menentukan sendiri siapakah caleg yang akan mereka tempatkan di kursi legislatif. Dan pemilih hanya memilih partai saja. Bukankan partai tidak akan memilih sembarangan orang untuk duduk di dewan dan mewakili partainya?! Karena citra partai2 tersebut kedepan ada di tangan para calegnya bukan?!

Namun apapun itu. Saya yakin pihak-pihak berwenang yang menentukan kebijakan2 tersebut telah mempertimbangkan dengan matang mengapa sistem ini yang digunakan pada pemilu kali ini. Dan semoga hal tersebut memberikan perubahan yang positif bagi kemajuan bangsa. 

Hidup Indonesia..! Merdeka..!!